Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 April 2014
Khotib Meninggal Saat Khotbah Shalat Idul Fitri
Guru Besar Ilmu Syariah dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Hendi Suhendi, meninggal dunia saat menyampaikan khotbah shalat Idul Fitri kepada ribuan jamaah di Alun-alun Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, 31 Agustus 2011.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Seusai Iman salat Id, KH Masduki selesai memimpin shalat Idul Fitri, Hendi Suhendi menaiki mimbar khotib dan mengucapkan salam, takbir, serta kata-kata pembukaan khutbah. Namun, baru 10 menit diatas mimbar tiba-tiba dia terjatuh tidak sadarkan diri. Melihat kejadian ini, kontan jamaah shalat Id langsung berhamburan panik dan penasaran ingin menyaksikan kejadian dari dekat.
Sebagian jamaah di shaf terdepan lalu memberikan pertolongan kepada Hendi, mereka langsung membawanya ke RSUD Majalengka yang hanya berjarak sekitar 700 meter dari lokasi shalat Id. Namun, Hendi akhirnya meninggal dunia saat mendapat pertolongan medis di RSUD Majalengka sekitar pukul 07.45 WIB. Hasil diagnosa dokter, Hendi mendapat serangan jantung.
"Baru saja beliau mengucapkan salam membacakan doa, tiba-tiba terjatuh dan langsung dibawa ke rumah sakit," ujar seorang umat bernama Dadang
Hendi dimakamkan Rabu siang ini di kampung halamannya di Desa Werasari Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.
Semoga dengan kejadian Khotib Meninggal Saat Khotbah Shalat Idul Fitri ini kita bisa lebih sadar akan datangnya kematian yang tak mengenal waktu dan juga usia.
sumber: VIVANEWS.COM
Sabtu, 26 Oktober 2013
Pejabat China Dipecat karena Digendong Saat Tinjau Korban Banjir
Pejabat China Dipecat karena Digendong Saat Tinjau Korban Banjir - TRIBUNNEWS.COM – Seorang pejabat China dicopot dari jabatannya pada hari Senin (14/10/2013) setelah foto dirinya sedang digendong orang memicu kemarahan di online.
Media pemerintah China melaporkan, gambar yang dimuat di website Sina Weibo menunjukkan seorang pejabat setempat digendong seorang warga desa selagi mengunjungi korban banjir di provinsi Zhejiang.
Komentar yang dimuat bersamaan dengan gambar itu menyebutkan, pejabat yang bernama Wang itu digendong karena ia mengenakan sepatu bermerek mahal, demikian menurut kantor berita pemerintah Xinhua.
Wang adalah pejabat pemerintah daerah Sanqishi di kota Yuyao, di provinsi Zhejiang. Menurut Xinhua, pemerintah lokal mengatakan Wang telah dicopot dari jabatan sebagai direktur kantor konstruksi Sanqishi.
Pemerintah Sanqishi mengatakan kepada Xinhua, Wang, yang mengenakan sepatu dari kain, tadinya akan mencopot sepatu dan berjalan telanjang kaki melintasi genangan air untuk mencapai rumah korban. Tetapi seorang warga desa "menggendongnya walaupun Wang bersikeras akan berjalan telanjang kaki", demikian dilaporkan Xinhua. Warga desa itu menggendong lagi Wang sewaktu pulang dari rumah itu.

Sebelumnya bulan ini, topan Fitow menghantam Zheijiang, merenggut 10 korban jiwa dan mengganggu kehidupan sekitar tujuh juta orang di provinsi itu. Rumah-rumah roboh dan ladang-ladang tergenang banjir. Di beberapa bagian Zhejiang, yang bertetanggaan dengan Shanghai, hujan turun hampir 29 cm selama 17 jam, demikian dilaporkan media resmi China News Service.
Media pemerintah China melaporkan, gambar yang dimuat di website Sina Weibo menunjukkan seorang pejabat setempat digendong seorang warga desa selagi mengunjungi korban banjir di provinsi Zhejiang.
Komentar yang dimuat bersamaan dengan gambar itu menyebutkan, pejabat yang bernama Wang itu digendong karena ia mengenakan sepatu bermerek mahal, demikian menurut kantor berita pemerintah Xinhua.
Wang adalah pejabat pemerintah daerah Sanqishi di kota Yuyao, di provinsi Zhejiang. Menurut Xinhua, pemerintah lokal mengatakan Wang telah dicopot dari jabatan sebagai direktur kantor konstruksi Sanqishi.
Pemerintah Sanqishi mengatakan kepada Xinhua, Wang, yang mengenakan sepatu dari kain, tadinya akan mencopot sepatu dan berjalan telanjang kaki melintasi genangan air untuk mencapai rumah korban. Tetapi seorang warga desa "menggendongnya walaupun Wang bersikeras akan berjalan telanjang kaki", demikian dilaporkan Xinhua. Warga desa itu menggendong lagi Wang sewaktu pulang dari rumah itu.
Seorang pejabat China dipecat setelah ketahuan digendong saat meninjau korban banjir
Sebelumnya bulan ini, topan Fitow menghantam Zheijiang, merenggut 10 korban jiwa dan mengganggu kehidupan sekitar tujuh juta orang di provinsi itu. Rumah-rumah roboh dan ladang-ladang tergenang banjir. Di beberapa bagian Zhejiang, yang bertetanggaan dengan Shanghai, hujan turun hampir 29 cm selama 17 jam, demikian dilaporkan media resmi China News Service.
[ source ]
Langganan:
Postingan (Atom)